Jakarta, BENIH SAWIT INDONESIA – Nusantara Sawit (NSSS) paruh pertama 2026 membukukan laba bersih Rp334,56 miliar. Surplus 6,45 persen dari posisi sama tahun lalu Rp314,26 miliar. Laba per saham dasar naik tipis menjadi Rp14,06 dari edisi sebelumnya Rp13,21.
Penjualan Rp1,05 triliun, menanjak 11,7 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp946,61 miliar. Beban pokok penjualan Rp554,47 miliar, bengkak dari episode sama tahun lalu senilai Rp439,74 miliar. Laba kotor terkumpul Rp495,92 miliar, menyusut dari edisi sama 2025 sebesar Rp506,86 miliar.
Keuntungan atas perubahan nilai wajar aset biologis Rp1,46 miliar, melonjak dari minus Rp8,59 miliar. Beban penjualan Rp4,29 miliar, bertambah dari Rp4,1 miliar. Beban umum dan administrasi Rp47,33 miliar, bengkak dari Rp37,24 miliar. Pendapatan operasi lainnya Rp22,58 miliar, melonjak signifikan dari Rp3,63 miliar.
Laba usaha Rp467,22 miliar, menanjak dari Rp59,96 miliar. Pendapatan keuangan Rp21,55 miliar, melejit dari Rp14,18 miliar. Pajar final atas pendapatan bunga Rp911 juta, bengkak dari Rp614 juta. Beban keuangan susut menjadi Rp68,35 miliar dari Rp78,76 miliar. Laba tahun berjalan Rp334,56 miliar, naik dari Rp314,26 miliar.
Total ekuitas terakumulasi senilai Rp2,27 triliun, melambung dari edisi akhir tahun sebelumnya Rp1,94 triliun.Jumlah liabilitas Rp2,02triliun, mengalami pembengkakan dari akhir 2025 sebesar Rp2,26 triliun. Total aset Rp4,29 triliun, mengalami lonjakan dari akhir tahun laluRp.4,2 triliun.
Sumber: emitennews.com

