• Rabu, 4 November 2026

Data Satelit RT2026 Buktikan Kebakaran Lahan Konsesi Bersertifikat RSPO di Bawah 1 Persen

JAKARTA, BENIH SAWIT INDONESIA - Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) menegaskan komitmen keberlanjutan industri sawit global dengan membeberkan bukti nyata, data akurat, serta efektivitas sistem pemantauan dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Pemaparan tersebut disampaikan oleh Chief Executive Officer (CEO) RSPO, Joseph D’Cruz, dalam pembukaan Konferensi Meja Bundar Tahunan RSPO tentang Minyak Sawit Berkelanjutan (RT2026) bertema “Strong Foundations – Impact in Action” yang berlangsung di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Berdasarkan data analisis citra satelit dari Nusantara Atlas dan TreeMap sepanjang Januari hingga September 2026, tercatat total 1,9 juta hektare lahan terbakar di Indonesia. Dari angka tersebut, hanya sekitar 14.500 hektare (0,8 persen) yang terkonfirmasi berada di area konsesi bersertifikat RSPO membuktikan tingkat kerentanan yang jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata industri nasional.

“Apabila ditemukan indikasi kebakaran yang tidak lazim di konsesi tertentu, kami akan mengidentifikasi dan melakukan investigasi. Hasil analisis sejauh ini tidak menemukan bukti bahwa unit bersertifikat RSPO secara sengaja melakukan pembakaran lahan,” ujar Joseph D’Cruz dalam keterangannya.

Poin-poin utama nol karhutla di kebun petani swadaya, dominasi Indonesia di tingkat global, serta penambahan sertifikasi baru pada RT2026 meliputi:

Nol Karhutla di Kebun Petani Swadaya Bersertifikat:

  • Hasil analisis RSPO mengonfirmasi tidak ditemukannya lahan terbakar di area perkebunan milik petani swadaya yang telah mengantongi sertifikasi RSPO, meskipun banyak kelompok petani tersebut tinggal dan mengelola lahan di tengah wilayah yang terdampak kebakaran.

  • Temuan ini membuktikan bahwa penerapan standar budidaya berkelanjutan dan mitigasi api yang diajarkan dalam sertifikasi mampu membentengi lahan rakyat dari ancaman karhutla.

Dominasi Petani Swadaya Indonesia di Panggung Global:

  • Indonesia memegang peran yang sangat strategis sebagai rumah bagi 77 persen dari total petani swadaya bersertifikat RSPO di seluruh dunia.

  • Peran ini krusial mengingat petani swadaya mengelola hampir separuh dari total luas produksi minyak sawit di Indonesia, sekaligus menjadi kunci transformasi sektor agribisnis hulu.

Pengakuan 45 Kelompok Petani Swadaya Baru di RT2026:

  • Dalam ajang RT2026 yang berlangsung pada 3–4 November 2026 di Jakarta, RSPO memberikan penghargaan dan pengakuan resmi kepada 45 kelompok petani swadaya baru asal Kolombia, Indonesia, Malaysia, Peru, dan Thailand yang berhasil menyelesaikan proses sertifikasi awal.

  • Forum global ini mempertemukan pemangku kepentingan lintas negara untuk menegaskan prinsip akuntabilitas, transparansi, penghentian deforestasi, perlindungan hak masyarakat, serta penguatan rantai pasok minyak sawit berkelanjutan.

CEO RSPO menyerukan kepada seluruh anggota industri untuk berani menyuarakan fakta dan data berbasis bukti nyata guna mempertahankan rekam jejak positif industri sawit berkelanjutan di tengah dinamika geopolitik dan tantangan pasar global.

Sumber: antaranews.com