• Rabu, 4 November 2026

Laba Bersih SSMS Melonjak 58,43 Persen Menjadi Rp1,59 Triliun hingga Kuartal III-2026

JAKARTA, BENIH SAWIT INDONESIA - Emiten produsen minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,59 triliun, melonjak 58,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY).

Kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan realisasi pendapatan dari kontrak dengan pelanggan yang mencapai Rp14,83 triliun per 30 September 2026, atau melesat 34,85 persen dibanding pencapaian sembilan bulan pertama 2025 sebesar Rp11 triliun.

Pertumbuhan kinerja top-line ini utamanya ditopang oleh tingginya volume penjualan komoditas utama perseroan, yakni CPO beserta produk turunannya yang meliputi RBD palm olein, crude palm kernel oil, dan palm kernel.

Poin-poin utama kinerja operasional, efisiensi beban, hingga struktur neraca keuangan perseroan meliputi:

Pertumbuhan Laba Bruto dan Laba Usaha:

  • Beban pokok penjualan SSMS tercatat naik 22,95 persen (YoY) menjadi Rp8,89 triliun dari sebelumnya Rp7,23 triliun akibat peningkatan aktivitas bisnis.

  • Pertumbuhan pendapatan yang melampaui kenaikan beban usaha berhasil mendorong laba bruto meroket 57,65 persen menjadi Rp5,95 triliun dibanding Rp3,77 triliun pada Kuartal III-2025.

  • Dari sisi operasional, laba usaha perseroan terkerek naik 43,11 persen menjadi Rp2,76 triliun dari periode tahun sebelumnya sebesar Rp1,93 triliun.

Lonjakan Aset dan Saldo Devisa Hasil Ekspor (DHE):

  • Total aset SSMS per 30 September 2026 menembus Rp18,71 triliun, naik 37,72 persen dari posisi akhir 2025 sebesar Rp13,58 triliun.

  • Peningkatan nilai aset tersebut salah satunya disokong oleh penempatan saldo bank yang dibatasi penggunaannya sebesar Rp3,2 triliun terkait kewajiban penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE).

  • Aset lancar meningkat signifikan menjadi Rp11,1 triliun dari Rp5,9 triliun, sementara aset tidak lancar tercatat sebesar Rp7,6 triliun. Kas dan setara kas tumbuh 3,43 persen menjadi Rp904,01 miliar.

Struktur Liabilitas dan Ekuitas:

  • Total liabilitas perseroan tercatat naik 41,85 persen menjadi Rp15,1 triliun dari posisi akhir 2025 sebesar Rp10,64 triliun.

  • Adapun total ekuitas perseroan tumbuh positif 22,76 persen menjadi Rp3,61 triliun.

Melalui capaian operasional dan keuangan yang kokoh hingga akhir September 2026, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk menunjukkan daya tahan serta kapasitas pertumbuhan agribisnis yang solid di tengah dinamika pasar CPO global.

Sumber: idxchannel.com