Resmi Berlaku Full B50 Per 1 Oktober 2026, Indonesia Jadi Pionir Dunia Biofuel dan Bidik B60 di 2027
JAKARTA, BENIH SAWIT INDONESIA - Mulai Kamis, 1 Oktober 2026, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi memberlakukan implementasi penuh (full implementation) pencampuran biodiesel 50% (B50) ke dalam BBM jenis Solar di seluruh SPBU tanah air. Langkah ini menandai berakhirnya masa transisi tiga bulan sejak diluncurkan pada 1 Juli 2026 untuk menghabiskan sisa stok B40 pada 34 badan usaha blending.
Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mengonfirmasi bahwa penyaluran B50 oleh PT Pertamina (Persero) telah menembus angka di atas 90% pada awal September, sementara rata-rata nasional termasuk penyalur swasta telah mencapai 80% sebelum rampung 100% per 1 Oktober 2026.
"1 Oktober mulai semua titik sudah full B50. Makanya, kita tertulis di Kepmen kan ada masa transisi itu. B50 ini menjadikan kita pionir di dunia, bahkan para periset kita sedang menyiapkan publikasi di jurnal ilmiah internasional," ujar Eniya.
Implementasi B50 mengacu pada Permen ESDM No. 4/2025 dan Kepmen ESDM No. 257.K/2026 yang didukung pembiayaan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Sejumlah dampak strategis serta target lanjutan dari kebijakan B50 meliputi:
- Penghematan Devisa & Proyeksi Ekonomi: Penerapan B50 diproyeksikan menghemat devisa negara hingga Rp170 triliun per tahun, menciptakan nilai tambah industri CPO sebesar Rp23,49 triliun per tahun, serta menyerap hingga 2,1 juta tenaga kerja.
- Proyeksi Pasokan & Komitmen Lingkungan: Membutuhkan pasokan biodiesel (FAME) sebesar 16,7–18 juta kiloliter (kl) per tahun atau setara 15,2–16,3 juta ton CPO. Program ini juga diproyeksikan memangkas emisi karbon hingga 44,46 juta ton CO2e per tahun.
- Persiapan Rencana Mandatori B60 pada 2027: Menyusul tuntasnya penyaluran B50, pemerintah telah memulai kajian teknis untuk melangkah ke tahap B60 pada 2027, termasuk mengkaji skema kombinasi 50% FAME dan 10% Hydrotreated Vegetable Oil (HVO).
Keberhasilan Indonesia menuntaskan transisi B50 secara menyeluruh makin memperkokoh posisi tawar nasional sebagai pemimpin peta jalan bioenergi dan ketahanan energi terbarukan di tingkat global.
Sumber: cnbcindonesia.com


