Benih Sawit Indonesia Berita Terkini Berita Terbaru Kunjungi Fasilitas Benih Topaz Asian Agri, Majalah SAWIT INDONESIA Ajak Pekebun Melihat Langsung Pengembangan Benih Unggul
Berita Terbaru

Kunjungi Fasilitas Benih Topaz Asian Agri, Majalah SAWIT INDONESIA Ajak Pekebun Melihat Langsung Pengembangan Benih Unggul

Pekanbaru, BENIH SAWIT INDONESIA – Majalah SAWIT INDONESIA kembali menghadirkan agenda yang mendekatkan pekebun dengan sumber inovasi di industri kelapa sawit. Dalam rangkaian Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026, media ini akan mengajak 25 pekebun kelapa sawit melakukan kunjungan lapangan ke fasilitas Benih Topaz (PT Tunggal Yunus Estate) milik Asian Agri di Petapahan, Riau, pada 8 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda penutup SIEXPO 2026 yang berlangsung pada 6–8 Agustus 2026 di SKA Co-Ex, Pekanbaru, Riau. Melalui kunjungan ini, peserta tidak hanya memperoleh informasi di ruang seminar, tetapi juga berkesempatan melihat secara langsung proses pengembangan benih unggul yang menjadi fondasi peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit.

Pemimpin Redaksi Majalah SAWIT INDONESIA, Qayuum Amri, mengatakan bahwa kunjungan lapangan merupakan bagian penting dari upaya memperkuat transfer pengetahuan kepada pekebun. Pemahaman mengenai benih unggul harus dibangun melalui pengalaman langsung agar pekebun semakin memahami pentingnya penggunaan benih berkualitas sejak awal budidaya.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang lebih utuh bagi pekebun. Tidak hanya mendengarkan paparan dari narasumber, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana benih unggul diproduksi dan dikelola. Dengan begitu, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya penggunaan benih bersertifikat dalam meningkatkan produktivitas kebun,” ujar Qayuum Amri.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kualitas benih merupakan faktor awal yang sangat menentukan keberhasilan usaha perkebunan. Kesalahan dalam memilih benih dapat berdampak pada rendahnya produktivitas tanaman selama puluhan tahun masa produksi.

Sebab itu, kata Qayuum, SAWIT INDONESIA memandang kunjungan ke fasilitas benih sebagai sarana edukasi yang relevan bagi pekebun, khususnya di tengah dorongan peningkatan produktivitas sawit rakyat tanpa harus membuka lahan baru.

“Produktivitas sawit dimulai dari benih. Melalui kunjungan ini kami berharap pekebun semakin memahami mengapa investasi pada benih unggul menjadi keputusan yang sangat penting untuk keberlanjutan usaha tani mereka,” katanya.

Benih Topaz merupakan benih kelapa sawit unggul yang dikembangkan Asian Agri melalui riset dan program pemuliaan tanaman secara berkelanjutan. Benih ini dirancang untuk mendukung produktivitas kebun yang tinggi, memiliki potensi rendemen minyak yang baik, serta tersedia dalam varian yang lebih toleran terhadap penyakit Ganoderma.

Melalui kunjungan ini, peserta akan memperoleh gambaran langsung mengenai proses pengembangan benih unggul dan memahami bagaimana kualitas benih menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan.

Sementara itu, Head of Research & Development Asian Agri, Edy Suprianto, mengatakan bahwa melalui pengembangan Benih Topaz, Asian Agri terus mendorong peningkatan produktivitas kebun masyarakat sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk menempatkan kemitraan dengan pekebun sebagai prioritas. Melalui semangat kemitraan tersebut, Asian Agri ingin terus tumbuh bersama pekebun dalam mewujudkan perkebunan kelapa sawit yang lebih produktif dan berkelanjutan.

“Produktivitas kebun ditentukan sejak awal, yaitu saat memilih benih. Karena itu, kami berharap kunjungan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada pekebun mengenai pentingnya penggunaan benih unggul sebagai investasi jangka panjang untuk membangun kebun yang produktif, efisien, dan berkelanjutan. Kami percaya ketika perusahaan dan pekebun tumbuh bersama, produktivitas dan keberlanjutan industri sawit Indonesia juga akan semakin kuat,” ujar Edy.

Selain kunjungan ke fasilitas Benih Topaz, SIEXPO 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pameran teknologi, seminar, diskusi bisnis, hingga forum yang mempertemukan pelaku industri, akademisi, pemerintah, dan pekebun.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Exit mobile version