Benih Sawit Indonesia Berita Terkini Berita Benih PT. Bakti Tani Nusantara Andalkan Varietas Unggul Tani Nusa 1 di SIEXPO 2026
Berita Benih Berita Terbaru

PT. Bakti Tani Nusantara Andalkan Varietas Unggul Tani Nusa 1 di SIEXPO 2026

BENIH SAWIT INDONESIA – SIEXPO 2026 menjadi ajang bagi PT. Bakti Tani Nusantara untuk memperkenalkan keunggulan varietas benih kelapa sawit D x P Tani Nusa 1 sekaligus memperluas jejaring bisnis di industri sawit nasional. Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit tersebut optimistis varietas unggul yang dikembangkannya mampu menjawab kebutuhan pelaku usaha dan petani akan benih berkualitas dengan produktivitas tinggi.

General Manager PT. Bakti Tani Nusantara, Ansor Agus Proni, S.P., mengatakan bahwa keikutsertaan perusahaan dalam SIEXPO 2026 tidak hanya untuk mempromosikan produk, tetapi juga menjadi sarana memperkaya wawasan mengenai perkembangan industri sawit serta membuka peluang kerja sama baru.

“Kami mengikuti SIEXPO 2026 untuk menambah wawasan mengenai perkembangan industri sawit, memperluas jaringan profesional, serta mencari peluang kerja sama yang dapat mendukung pengembangan perusahaan ke depan,” ujar Ansor Agus Proni.

PT. Bakti Tani Nusantara merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan sumber benih kelapa sawit. Salah satu produk unggulannya adalah varietas D x P Tani Nusa 1, yang telah memperoleh Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 648/Kpts/SR.120/5/2008 tentang pelepasan varietas dan Surat Keputusan Direktur Jenderal Perkebunan Nomor 86/Kpts/HK.330/05/2008 tentang penunjukan kebun induk PT. Bakti Tani Nusantara.

Ansor menjelaskan, varietas Tani Nusa 1 memiliki sejumlah keunggulan yang menjadi nilai tambah dibandingkan varietas lainnya. Selain mampu memasuki masa panen lebih cepat, varietas ini juga memiliki umur produksi yang panjang serta produktivitas yang tinggi.

“Varietas D x P Tani Nusa 1 memiliki umur siap panen yang lebih genjah, yakni sekitar 24 hingga 28 bulan. Pertumbuhan tinggi batang rata-rata hanya sekitar 41 sentimeter per tahun sehingga usia produksinya dapat mencapai lebih dari 30 tahun, bahkan hingga 35 tahun,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari sisi hasil produksi, varietas tersebut mampu menghasilkan tandan buah segar (TBS) hingga 35 ton per hektare per tahun. Selain itu, benih Tani Nusa 1 juga mampu beradaptasi dengan baik pada berbagai kondisi lahan, termasuk lahan marginal mulai dari kelas kesesuaian lahan S1 hingga S3.

Tingginya performa varietas tersebut berdampak pada meningkatnya permintaan dari berbagai daerah. Bahkan, menurut Ansor, tingginya minat pasar membuat calon pembeli harus bersabar menunggu giliran untuk memperoleh benih.

“Peminat Tani Nusa 1 sangat banyak. Saat ini petani maupun penangkar yang ingin membeli benih harus menunggu antrean karena tingginya permintaan,” ungkapnya.

Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kualitas layanan, PT. Bakti Tani Nusantara tidak hanya berhenti pada proses penjualan benih. Perusahaan juga memberikan layanan purna jual melalui kunjungan rutin ke lokasi pelanggan.

“Kami melakukan kunjungan pelayanan after sales service setiap enam bulan sekali selama satu tahun. Selain itu, apabila ada konsumen yang mengajukan surat permohonan kunjungan ke lahannya, tim kami akan turun langsung untuk memberikan pendampingan dan solusi sesuai kebutuhan di lapangan,” kata Ansor.

Melalui partisipasi dalam SIEXPO 2026, PT. Bakti Tani Nusantara berharap dapat memperluas kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan sekaligus memperkuat kontribusinya dalam mendukung peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit nasional melalui penyediaan benih unggul yang berkualitas dan berdaya saing.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Exit mobile version