Kutai Timur, BENIH SAWIT INDONESIA – Sebagai bagian dari komitmennya dalam menerapkan praktik perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, PT Teladan Prima Agro Tbk (TPA) terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan para pemangku kepentingan di wilayah operasional Perseroan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Sinergi Karhutla: Penyerahan Alat Pemadam & Kerja Sama Kelompok Tani Peduli Api (KTPA)” yang diselenggarakan di Kantor Desa Kelinjau Ulu, Kecamatan Muara Ancalong, Kabupaten Kutai Timur. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus membangun sistem pencegahan Karhutla yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Acara dihadiri oleh Head of Area 4 PT Teladan Prima Agro Tbk, Abdul Rahman, Senior Manager KUTIM 4, Mashuri, Head of Sustainability Suheimi, perwakilan Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai Timur, Pemerintah Desa Kelinjau Ulu serta unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan Muara Ancalong.
Manajemen Perseroan menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Kolaborasi yang kuat diharapkan mampu meningkatkan kapasitas deteksi dini, mempercepat respons terhadap potensi kebakaran, serta meminimalkan risiko yang dapat mengancam masyarakat, lingkungan, dan keberlangsungan ekosistem.
Sebagai bagian dari kegiatan, Perseroan menyerahkan secara simbolis bantuan peralatan pemadam kebakaran hutan dan lahan kepada Pemerintah Desa Kelinjau Ulu serta pengurus Kelompok Tani Peduli Api. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas operasional KTPA dalam melakukan penanganan awal apabila terdeteksi titik panas (hotspot), sehingga potensi kebakaran dapat dikendalikan sebelum meluas.
Pada kesempatan yang sama, Perseroan bersama Pemerintah Desa Kelinjau Ulu menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembentukan Kelompok Tani Peduli Api. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla secara berkelanjutan.
Selain memperkuat kapasitas masyarakat melalui pembentukan KTPA, PT Teladan Prima Agro juga menerapkan sistem pemantauan titik panas (hotspot monitoring) dan mekanisme early warning system sebagai bagian dari upaya deteksi dini potensi kebakaran di wilayah operasional Perseroan. Informasi hasil pemantauan tersebut menjadi dasar dalam melakukan verifikasi lapangan dan respons cepat, sehingga potensi kebakaran dapat ditangani secara cepat.
Melalui penerapan pendekatan yang mengintegrasikan teknologi, kesiapsiagaan operasional, dan pemberdayaan masyarakat, Perseroan terus memperkuat sistem pencegahan Karhutla yang komprehensif. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan terhadap lingkungan dan kawasan sekitar dari risiko kebakaran hutan dan lahan.
Sejalan dengan komitmen keberlanjutan Perseroan, PT Teladan Prima Agro Tbk akan terus mengembangkan berbagai inisiatif kolaboratif yang mendukung perlindungan lingkungan, kepatuhan terhadap regulasi, serta penerapan praktik perkebunan kelapa sawit yang bertanggung jawab. Perseroan meyakini bahwa sinergi yang kuat antara teknologi, pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan di seluruh wilayah operasionalnya.
Sumber: teladanprima.com

